Sabtu, 21 Agustus 2010

"Bulan Ramadhan adalah bulannya TANPA ALASAN!" Maksudnya?
Ya, di bulan ini banyak terbukti berbagai hal buruk atau berbagai perilaku tidak ideal yang kita lakukan selama ini, dilakukan karena kita punya ALASAN untuk melakukannya, bukan karena kita HARUS melakukannya atau karena TIDAK BISA meninggalkannya.

Misalnya?
Banyak perokok yang bilang tidak bisa meninggalkan rokok karena mulutnya pahit kalau tidak merokok. Sehari bisa sebungkus habis.
Tapi ternyata ketika berpuasa di bulan Ramadhan, para perokok bisa berhenti merokok selama 12 jam-an. Artinya sebetulnya para perokok punya kemampuan untuk berhenti atau mengurangi rokok, hanya saja selama ini mereka merasa punya ALASAN untuk tetap merokok.
Jika perokok bisa memantapkan hati untuk berhenti merokok sebagaimana ketika berpuasa Ramadhan sebenarnya bisa saja.

Ada juga orang yang mudah marah. Sedikit-sedikit marah, sedikit-sedikit marah. Selama bulan Ramadhan ketika berpuasa, mereka setiap kali mau marah mereka menarik nafas dan menepuk dada berusaha menenangkan diri.
"Tenang-tenang, bulan puasa," dan mereka mampu menahan amarah.
Artinya selama ini mereka sebenarnya bisa saja menahan amarah, tetapi mereka selalu menemukan ALASAN untuk marah.
Di bulan Ramadhan TANPA ALASAN ini bisa mereka patahkan, dan seharusnya bisa dipatahkan terus selamanya.

Ada orang yang ibadahnya belang bentong.
Kadang sholat kadang tidak.
Baca Quran sekedarnya saja.
Tapi di bulan Ramadhan mereka bisa menyediakan waktu, atau memaksakan diri untuk menyediakan waktu, karena ini bulan baik, untuk ibadah.
Artinya selama ini mereka menemukan ALASAN untuk meninggalkan ibadah, karena ketika dipaksakan bisa saja ada waktunya.

Banyak contoh lainnya.
Ada pelajar yang jadi malu-malu nyontek di bulan Ramadhan.
Ada koruptor yang malu hati untuk korupsi atau bicara tarif jasa komisi ketika berpuasa.
Ada mata keranjang yang lebih bisa menahan pandangannya.
Ada penjahat yang mengurangi aksi (walaupun ada juga yang justru meningkatkan aksi)
Intinya banyak orang berusaha memperbaiki diri, dan mampu melakukannya di bulan Ramadhan.

Bulan Ramadhan adalah bulan latihan untuk mengabaikan ALASAN!
Bulan suci ini adalah bulannya TANPA ALASAN!
Indikasi suksesnya Ramadhan salah satunya adalah jika kita berhasil tetap menerapkan TANPA ALASAN bahkan setelah Ramadhan berakhir.

**SLAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar